Pada hari Rabu, 6 Agustus 2025, Program Magister Matematika Universitas Diponegoro (UNDIP) menggelar workshop bertajuk “Pemutakhiran Dokumen Akademik dalam Rangka Re-akreditasi: RPS dan Panduan Tesis Prodi Magister Matematika”. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Sidang AP Lt. 4 Fakultas Sains dan Matematika UNDIP, dan dihadiri oleh dosen serta staf akademik yang terlibat dalam persiapan re-akreditasi program pascasarjana tersebut.
Workshop dimulai dengan pembukaan oleh MC, Chika Nurhaqikah, dilanjutkan dengan sambutan Ketua Prodi Magister Matematika, Dr. Lucia Ratnasari, M.Si., dan dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan I Bidang Akademik FSM, Dr. Ngadiwiyana, M.Si.
Acara utama meliputi beberapa sesi penting sebagai berikut:
- Paparan RPS Berbasis Outcome-Based Education (OBE) oleh Prof. Basuki, M.Si., Ph.D., yang membahas rancangan dan pembaruan Rencana Pembelajaran Semester agar sesuai dengan standar internasional dan kebutuhan akreditasi. Sesi ini dimoderatori oleh Dr. Moch. Fandi Ansori, S.Si, M.Si.
- Paparan Panduan Tesis Magister Matematika yang juga dipaparkan oleh Prof. Basuki, dengan fokus pada standar akademik dan pedoman penyusunan tesis yang relevan dan terpadu.
- Sesi diskusi dan tanya jawab interaktif yang mengakomodasi berbagai masukan dan klarifikasi dari peserta.
Setelah jeda ishoma, workshop diisi dengan pembahasan penyusunan dokumen RPS dan panduan tesis oleh Ratna Herdiana, M.Sc., Ph.D., diikuti dengan diskusi kelompok bidang keahlian (KBK) untuk mengkaji draft yang telah disusun secara detail.
Tidak ketinggalan, peserta diberikan waktu istirahat dengan dua sesi coffee break, sebagai kesempatan untuk networking dan bertukar ide.
Kegiatan ini ditutup dengan perumusan rencana tindak lanjut yang akan mengarah pada penyempurnaan dokumen akademik secara komprehensif sebagai persiapan resmi menghadapi proses re-akreditasi.
Workshop ini mempertegas komitmen Prodi Magister Matematika FSM UNDIP untuk terus meningkatkan kualitas akademik, menyesuaikan standar pembelajaran dengan perkembangan pendidikan tinggi modern, serta memastikan kesiapan program dalam menghadapi evaluasi akreditasi yang akan datang.







