Serang, 2 Oktober 2025 – Departemen Matematika, Fakultas Sains dan Matematika (FSM), Universitas Diponegoro (Undip) menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Tempat Pengelolaan Kerang, Serang, Banten. Kegiatan ini awalnya mengangkat tema “Pengenalan Bentuk-bentuk Geometris dengan Memanfaatkan Limbah Kulit Kerang Hijau untuk Anak-anak dari Pekerja di Rumah Produksi Kerang Hijau, Serang, Banten.” Kemudian tema kegiatan diubah menjadi “Sosialisasi Model Optimasi EPQ untuk Mengoptimalkan Pendapatan Harian Pekerja di Tempat Pengelolaan Kerang, Serang, Banten.” Hal ini dilakukan setelah melalui koordinasi dengan kelompok sasaran, yaitu Rumah Produksi Kerang Hijau Pak Budin dan mitra pengabdian yaitu Program Studi S1 Akuntansi, Universitas Pamulang Kampus Serang. Tema awal tersebut kurang sesuai karena tidak banyak anak-anak yang berada di sekitar rumah produksi.
Tim pengabdian masyarakat dari Departemen Matematika, FSM, Undip diketuai oleh Agista Surya Bawana, M.Sc. dengan anggota tim Dr. Nikken Prima Puspita, S.Si, M.Sc., Bambang Irawanto, S.Si, M.Si., dan Benediktus Panji Pradipta, S.Si., M.Sc. Tim pengabdian ini juga dibantu oleh lima orang mahasiswa dalam pelaksanaannya dan tim dosen dari Program Studi S1 Akuntansi, Universitas Pamulang Kampus Serang sebagai mitra pengabdian.
Sebelum kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan, terlebih dahulu dilakukan proses penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas Pamulang Kampus Serang dan Departemen Matematika FSM Undip. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 2 Oktober 2025, sekitar pukul 09.00 – 09.30 WIB di ruang rapat, Program Studi S1 Akuntansi, Universitas Pamulang Kampus Serang. Hal ini dilakukan sebagai wujud jalinan kerja sama antara Universitas Pamulang Kampus Serang dengan FSM Undip.

[Gambar 1. Penandatanganan MoU]
Setelah proses penandatanganan MoU kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan pengabdian masyarakat di Rumah Produksi Kerang Hijau Pak Budin, Serang, Banten sekitar pukul 10.00 – 11.30 WIB. Peserta yang hadir pada kegiatan ini adalah pekerja di rumah produksi tersebut yang terdiri dari 15 orang ibu-ibu dan 5 orang bapak-bapak.

[Gambar 2. Sosialisasi]
Sosialisasi disampaikan oleh Dr. Nikken Prima Puspita, S.Si., M.Sc. Beliau menyampaikan model optimasi EPQ secara sederhana agar mudah dipahami oleh masyarakat. Selain itu, Dr. Nikken juga memperagakan bagaimana proses optimasi tersebut dengan menggunakan simulator EPQ sederhana sesuai dengan konteks pengelolaan keuangan di rumah produksi kerang. Hal ini diharapkan dapat menjadi gambaran pengelola rumah produksi dan juga para pekerjanya dalam meningkatkan pendapatan mereka. Kegiatan sosialisasi diakhiri dengan sesi tanya jawab dan kuis yang dipandu oleh mahasiswa. Ibu-ibu pekerja terlihat antusias dari awal kegiatan hingga akhir.
Dalam kesempatan ini tim pengabdian dapat secara langsung mengamati proses pengelolaan kerang di rumah produksi tersebut. Kerang hijau yang diperoleh dari nelayan kemudian direbus. Setelah direbus kerang dipisahkan dari cangkangnya. Kerang-kerang yang sudah terpisah dari cangkangnya kemudian dibungkus sesuai dengan pesanan.

[Gambar 3. Proses Produksi]
Cangkang kerang hasil pengolahan menjadi limbah dan hanya dibiarkan menggunung di sekitar area rumah produksi. Tim pengabdian dari Program Studi S1 Akuntansi Universitas Pamulang Kampus Serang telah berupaya untuk mengatasi limbah tersebut. Kondisi limbah ini merupakan salah satu masalah yang ada di Rumah Produksi Kerang Hijau Pak Budin dan dapat menjadi pemantik untuk program kegiatan pengabdian selanjutnya.
